Pemkab Belitung Rilis Majalah Belitong Heritage dan Tourism

by -
Pemkab Belitung Rilis Majalah Belitong Heritage dan Tourism

Pemkab Belitung Rilis Majalah Belitong Heritage dan Tourism

travel.belitongekspres.co.id, SIJUK – Di tengah-tengah Pembukaan festival Tanjung Kelayang II yang dilaksanakan di Panggung Pondopo Tanjung Kelayang, Jumat (15/11) kemarin, Pemerintah Kabupaten Belitung me-launching Majalah Belitong Heritage dan Tourism.

Wakil Bupati Belitung, Isyak Meirobie, mengatakan, selama ini Belitung punya sejarah kuat, punya ragam budaya, tetapi belum pernah didokumentasi dan dipublikasikan secara masif ke masyarakat. Oleh sebab itu, Dinas Pariwiasata harus berani mengambil peran ini.

“Ide ini kami lontarkan bersama dan akhirnya kita melibatkan pelaku budaya, dan pelaku sejarah. Mereka membantu mengumpulkan data dan membantu menyusun majalah ini,” katanya.

Isyak juga menyebutkan, launching Majalah Belitong Heritage dan Tourism kali ini merupakan yang perdana dan langsung dibagikan kepada publik.

“Majalah ini bukan majalah biasa, karena bisa menjadi heritage juga. Isinya tentang sejarah yang sudah susah ditemui di publik. Dan majalah heritage dan tourism ini tentunya mendukung tourism,” jelasnya.

“Suatu kebanggan bagi kita bisa merangkai destinasi dengan heritage, dan juga dengan cara-cara yang berbeda,” ujarnya

Lebih lanjut dikatakan Politisi nasdem ini, Majalah Belitong Heritage dan Tourism akan diberikan secara gratis, dan akan diletakan, di lokasi publik yang ada di Kabupaten Belitung.

“Majalah ini akan diletakan di hotel-hotel, restoran, dan tempat-tempat publik. Nanti boleh diambil secara free,” terangnya.

Iysak pun optimistis dengan kehadiran majalah ini, bahkan rencananya akan dibuat lagi edisi berikutnya dengan isi yang lebih lengkap. Yakni memuat sejarah, foto-foto, serta cerita Belitung pada zaman dulu.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung, Hermanto, mengatakan, pembuatan majalah tersebut memerlukan waktu sekitar 6 bulan. Prosesnya diawali dengan mengumpulkan bahan-bahan, serta data yang didapat dari kontributor.

“Jangka waktu setengah tahunlah, kita melakukan koordinasi-koordinasi ,” katanya.

Rencananya majalah ini akan dibagikan ke sekolah-sekolah dan semua stakeholder terkait di kabupaten Belitung. “ini bisa menjadi komsumsi anak-anak mileneal karena terdapat barkode di dalamnya,” katanya.

Meskipun secara selintas wabup mewacanakan edisi lanjutan Majalah Belitong Heritage dan Tourism, namun diakui Hermanto, hal tersebut belum direncanakan.

“Sejauh ini belum ada rencana untuk dilakukan penerbitan beredisi atau berkala. Karena untuk mendapatkan data-data yang berkaitan dengan heritage ini, memerlukan penulusuran, dan penggalian informasi, sehingga validitasnya bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

(dod | travel.belitongekspres.co.id)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *