Tahun 2019 Omset UMKM Durio Menurun, Air Asia Jadi Dewi Fortuna Bagi Pariwisata Belitung

by -
Tahun 2019 Omset UMKM Durio Menurun, Air Asia Jadi Dewi Fortuna Bagi Pariwisata Belitung
Lita saat menunjukan produk terbarunya. Durio siap bangkit di Tahun 2020.

travel.belitongekspres.co.id, SIJUK – Omset Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Belitung menurun, bahkan ada yang mengalami hingga 90 persen. Hal ini sebagaimana dirasakan oleh salah satu toko penjual oleh-oleh di Pulau Belitong UMKM Durio, yang berada di Kawasan Batu Itam, Kabupaten Belitung.

Pada tahun 2018, dalam sebulan, Durio mampu memperoleh omset Rp 300 juta perbulan. Bahkan, camilan ini sempat meroket lantaran banyaknya pesanan dari luar Belitung.

Namun, pada tahun 2019 penurunan drastis terjadi. Bahkan, omzet yang diperoleh toko Durio perbulannya terkadang tak mencapai Rp 50 juta. Hal itu sempat membuat sang pemilik resah, dan beralih ke bidang lain.

Onwer UMKM Durio, Lita Eliza, mengatakan, dirinya sempat beralih ke bidang fashion. Yakni membuat batik yang ditawarkan ke sekolah-sekolah. Langkah tersebut dinilai efektif untuk menutupi beban ekonomi yang harus dihadapi.

Dijelaskan Lita, penurunan 90 persen pada tahun 2019, disebabkan lantaran harga tiket sangat mahal di awal tahun. Sehingga pada saat itu wisatawan yang berkunjung ke Negeri Laskar Pelangi sepi. Dan, berdampak terhadap penjualan oleh-oleh.

“Pada saat ramai-ramainya dulu, kita produksi seminggu bisa tiga kali. Tapi pas kondisi sepi, kita hanya sekali produksi. Bahkan seminggu tidak sama sekali lantaran dagangan masih banyak,” kata Lita, kepada travel.belitongekspres.co.id.

Aneka olahan laut dijual di tempat ini. Seperti Pletek Cumi, krupuk ikan hinngga air jeruk kunci. Tidak hanya itu, Durio juga mensuplai dagangan ke berbagai tempat di Belitung dan Belitung Timur.

Sekarang, kata Lita, kondisi sudah mulai membaik berkat adanya Maspakai Air Asia. Sebab, pesawat ini masuk ke Belitung dengan harga murah. Dan membuka penerbangan internasional dari Tanjungpandan ke Kuala Lumpur.

“Ibaratnya sekarang ini baru siuman. Namun belum stabil. Untuk memasarkan produk, kami hanya mengandalkan Google. Ke depan, kita akan bekerja sama dengan tour travel,” ungkapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *